With The Truth

Blog ini semetara of dulu sob..

Dua Tokoh yang Perlu Muslim Ketahui


THEODOR HERZL DAN SULTAN ABDUL HAMID II
 

Saat kongres pada tahun 1897 di Basle,Herzl menyatakan “Kami akan mengeluarkan kaum tidak berduit (maksudnya bangsa Palestina) dari perbatasan dengan cara membuka lahan-lahan pekerjaan di negara-negara tetangga, dan bersamaan dengan itu mencegah mereka memperoleh pekerjaan di negeri kami. Kedua proses itu harus dilakukan secara diam-diam.”
 

Hal ini di dukung oleh banyak jaringan pers dan mediakomplotan Zionis ini dengan giat mempropagandakan kedustaan berupa hak sejarah kaum Yahudi atas tanah Palestina dan mendelegitimasi keberadaan orang Palestina di tanahnya sendiri.
Herzl berkeliling Eropa guna melobi  para tokoh Eropa dan jaringan Yahudidan selain itu Ia juga mendatangi Sultan Abdul Hamid II dengan satu maksud dan tujuannya yaitu: agar bersedia bekerjasama dengan kaum Yahudi untuk menyerahkan tanah Palestina. Di hadapan Sultan, Herzl menawarkan janji dari pemilik modal Yahudi internasional yang berkenan memulihkan kas keuangan Turki Utsmani yang sedang kosong jika Sultan mau bekerjasama.
 

Dengan tegas Sultan Abdul Hanid II berkata: “Jangan lagi engkau membicarakan soal ini. Saya tidak akan menyisihkan sejengkal pun tanah Palestina karena tanah itu bukan milik saya, tetapi milik umat Islam. Kami berjuang untuk mendapatkan tanah itu dan menyuburkannya dengan darah umat ini… Biarkanlah orang Yahudi menyimpan uang mereka yang berjuta-juta banyaknya di peti mereka sendiri.”
Herzl pun sangat tersinggung lalu pergi dengan tangan kosong. Tidak berapa lama komplotan zionis kembali mengirim tiga orang menghadap Sultan Abdul Hamid II, mereka adalah Mezrahi Krazu, Jack, dan Lion. Namun Sultan menolak bertemu dan hanya mengutus bawahannya bernama Takhsin Pasha. Dihadapan Takhsin Pasha, ketiga utusan tersebut kembali minta izin agar orang Yahudi diperkenankan mengunjungi Palestina untuk ziarah ke tempat-tempat suci mereka dan mendirikan sebuah perkampungan kecil dekat Yerusalem. Jika permintaan ini disetujui, maka kaum Zionis akan melunasi seluruh hutang kekhalifahan, akan membiayai berdirinya armada laut yang lengkap dengan kapal-kapal perangnya demi menjaga kedaulatan Turki Utsmani, dan akan memberikan kredit sebesar 35 juta lire uang emas tanpa bunga.
Takshin menyampaikan ini kepada Sultan dan sikap Abdul Hamid II tak tergoyahkan. Kepada Takhsin, Sultan berkata, “Katakan pada kaum Yahudi itu, pertama, hutang pemerintah bukanlah suatu kejahatan. Negara lain seperti Prancis juga tersangkut hutang, dan semua itu tidak mempengaruhinya. Kedua, Baitul Maqdis telah dibebaskan oleh kaum Muslimin atas pimpinan Umar bin Khattab r.a. Aku tidak bersedia menanggung nama buruk dalam sejarah, bahwa aku telah menjual tanah suci itu kepada Yahudi. Aku tidak mau mengkhianati amanah kaum Muslimin yang telah dipikulkan di atas pundakku. Ketiga, katakan kepada mereka untuk menyimpan saja hartanya sendiri. Pemerintah negara tidak dibenarkan membina aparatur negaranya dengan uang musuh Islam. Dan keempat, ini yang paling penting, suruh mereka segera angkat kaki dari sini, dan jangan boleh lagi mencoba menemui aku atau memasuki tempat ini!”

PUKULAN TERAKHIR OLEH MUSTAFA KAMAL
 

Ketegasan Sultan Abdul Hamid II inilah yang akhirnya menyebabkan komplotan zionis melancarkan konspirasi untuk menghancurkan kekhalifahan Turki Utsmaniyah. Kekhalifahan Turki Utsmani benar-benar hancur pada 3 Maret 1924, hanya 27 tahun setelah Kongres Zionis Internasional pertama. Mustafa Kemal Attaturk, seorang Yahudi Dumamah Turki dari Kota Salonika, naik menjadi penguasa dan menghancurkan seluruh kehidupan beragama di Turki dan menggantinya dengan paham sekuler. Mustafa Kamal Ataturk merupakan seorang Mason dari Lodge Nidana.

Selama berkuasa, Mustafa Kamal memperlihatkan watak seorang Yahudi asli yang sangat membenci agama. Saat berkuasa, setelah melarang adzan menggunakan bahasa Arab dan hanya diperbolehkan berbahasa Turki, Mustafa Kamal melewati suatu masjid yang masih mempergunakan adzan dengan bahasa Arab, seketika itu juga dirinya memerintahkan aparatnya untuk merobohkan masjid tersebut. /lasdipo3742-2/
 
Share: