With The Truth

Blog ini semetara of dulu sob..

Tauhid Tidak Akan Mungkin Mapan di Muka Bumi Tanpa Perantara Pedang


Orang-orang yang hendak menyebarkan tauhid di muka bumi,mereka harus mengangkat pedang

Dengan jalan inilah tauhid akan tersebar,semua mahluk tetap eksis,hijab dan syi'ar agama yang lain akan tetap wujud. Dengan jalan ini manusia akan mengenal Allah A'zza wa Jalla.Bukan sekedar menghafal kata-kata dan mengulang: "Allah 'Azza wa Jalla bersemayam di atas arsy-Nya, terpisah dari ciptaan-Nya, di atas langit yang tujuh. Dan sesungguhnya Allah mempunyai tangan, dan tangan Allah itu bukan qudrah/kekuasaan-Nya. Isti'wa itu ma'lum (diketahui), bagaimana isti'wa -Nya itu majhul (tidak diketahui), mengimaninya adalah wajib dan menanyakannya adalah bid'ah". Itu benar itu adalah aqidah kita, dan aqidah ahlu sunnah wal jama'ah.Dan ia adalah aqidah Abu Hanifah. Dalam kitab Fiqh Akbar beliau menegaskan: 'Allah mempunyai tangan, dan kita tidak mengatakan bahwa tangan Allah adalah qudrah-Nya. Karena mengatakan seperti itu adalah ta'wil (interprestasi), sedangkan ta;wil itu serupa dengan ta;thil (meniadakan)"

Kita mempercayai dan menyakini aqidah ini, akan tetapi bagaimana cara kita menyebarkan kepada umat manusia? caranya tidak lain ialahdengan pedang, sehingga hanya Allah sajalah yang di sembah di muka bumi, dan tiada sekutu baginya.inilah yang namanya tauhid Uluhiyah.
"Dan dijadikannya rezkiku berada di bawah bayangan tombakku"
Rezki itu bersumber dari tombak, Rasulallah SAW mengungkapkannya dengan tombak, oleh karena tombak lebih panjang dari pedang. Adapun pengertian rezki itu sangat luas. "Dan dijadikannya rendah dan hina orang-orang yang menyelisih urusanku" maksudnya ialah: yang meninggalkan jihad, pedang dan tombak. Orang-orang seperti inilah yang akan direndahkan dan dihinakan.

"Barang siapa menyerupakan dirinya dengan suatu kaum, maka dia termasuk golongan mereka"
Serupa dalam hal apa? yakni serupa dalam hal cinta dunia dan takut mati.

Karena itu kami, tidak merasa bimbang ataupun malu untuk menerangkan aqidah ini, aqidah ahlu sunnah wal jama'ah. Yakni: Jihad akan tetap terus berlanjut sampai hari kiamat. Tidak dapat dihentikan oleh penyimpangan orang lalim maupun keadilan orang yang adil.
Khususnya apabila jihad telah menjadi fardu 'ain, pada saat itu, tak seorangpun manusia yang wajib ditaati.
(pdf/lsdp)

Share: