Matahari mulai menampakkan dirinya di belahan bumi sebelah timur, sinarnya mulai naik, menghangatkan dan menerangi pemandangan di hari yang sangat istimewa itu
Sorak dan riuh pasukan mengalahkan rintih dan desah sakit mereka yang terluka, kibar panji dan bendera berpadu dengan lusuh dan karat baju tentara Utsmani
Dibawah bendera merah bertuliskan dua kalimat syahadat, seorang pemuda dengan gagahnya berada diatas kuda. Dzikir membasahi lidah dan bibirnya senantiasa
Dikawani oleh gurunya yang mendoakannya tanpa henti, dan pasukan-pasukan yang mencintainya. Dengan nama Allah, dia memasuki gerbang kota dengan reputasi ribuan tahun itu
Kota inilah yang pernah dilisankan Nabinya sekira 825 tahun yang lalu. Kota inilah kota terkuat dan terindah sejak masa Nabinya, dijanjikan olehnya akan dibebaskan
Dulu terlisankan, "Sebaik-baik panglima, adalah dia yang membebaskan Konstantinopel", menyadari bahwa itu adalah dirinya, sungguh membuatnya bersukacita
Tak henti "MasyaAllah, masyaAllah" teruntai dari pemuda berusia 21 tahun itu. Perlahan dengan kudanya ia menuju jantung kota, gereja Hagia Sophia nan megah
Hari itu akan terkenang sepanjang peradaban Islam masih mewujud, kisah tentang seorang pemuda, yang mengubah dunia dengan kekesatriaan dan keteguhannya
Tanggal itu, 29 Mei, akan selalu diingat oleh kaum Muslim. Yakni hari dimana kaum Muslim membuktikan, bahwa tiap bisyarah Nabi Muhammad saw adalah kepastian [fs]





