Islam yang Mana?
Wajar saja jika hari ini generasinya [Islam] yang baru mengenal agamanya hanya sebatas kulitnya saja merasa kebingungan, dan tidak banyak mengetahui lebih dalam tentang agamanya sendiri.
Mereka hanya tahu inilah "Islam" , secara ritual yang di tunjang dari lima rukun; Syahadat,Sholat, Puasa, Zakat dan Haji, seperti yang pernah di ajarkan guru-guru agamanya saat di sekolah dulu.
Agama bukanlah alat ukur tentang sifat antara baik dan buruk, karena semua agama mengajarkan hal itu, bahkan orang yan tak memiliki agama dan tidak bertuhanpun mengerti akan dua kata tersebut [baik-buruk].
Guru-guru agama menyerukan kepada anak didiknya untuk mempelajari Al Quran dan As-sunnah, mulai dari mengenal hurup dan membacanya dengan baik dan benar. Guru tersebutpun memerintahkan bukan hanya sekedar membaca, tapi harus di "amalkan".
Dari kata "amalkan" diatas guru tersebut hanya menyebutkan suku katanya saja, tapi tidak menjelaskan dengan terang, "mengamalkan" isi dari Al Quran dan As-sunnah yang telah dibacanya itu seperti apa dan bagaimana?
Semua orang tahu, siapapun yang dapat membaca ayat suci Al Quran dengan baik dan benar serta di tunjang nada suara yang merdu akan di berikan sertifikat dan penghargaan,
tapi cobalah untuk mengamalkannya.. bisa jadi hari ini orang tersebut akan di cap "teroris"!
Pertanyaanya, apakah Islam yang kita yakini hari ini sebagi agama yang di bawa oleh Rasul NYA Muhammad SAW? Kalau yaa.. sudahkah kita mengamalkan Al Quran dan As-sunnah dan berhukum dengan keduanya?
Beruntunglah orang-orang yang hidup di zaman Rasulallah, mereka benar-benar hidup dalam Islam bersama beliau, dan berhukum dengan hukum Allah yaitu Al quran dan perkataan Rasulallah yaitu As-sunnah.





